Search here and hit enter....

Gubernur Kaltim: Omnibus Law Akan Beri Dampak Positif Bagi Negara Kita


Pemerintah dan legislatif tengah menyusun rancangan undang-undang sapu jagat atau Omnibus Law Cipta Kerja. Regulasi yang merupakan usulan pemerintah ini terus digodok meski menimbulkan pro dan kontra.

Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor mengatakan bahwa omnibus law akan memberi dampak positif terhadap penanaman modal di Bumi Etam.

“Saya kira investasi akan banyak. Saat ini kan pemerintah sedang siapkan omnibus law. Itu mempermudah dan memberi peluang kepada investor dalam dan luar negeri,” katanya.

Akan tetapi rancangan undang-undang (RUU) yang bakal menggantikan 77 regulasi lama ini juga menuai kontra. Para pekerja melihat ada beberapa pasal yang merugikan hak buruh.

“Kita berprasangka baik kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat bahwa omnibus law bermanfaat bagi negara kita. Hanya mungkin saja ada yang mengubah nama jadi UU Cilaka. Bahwa nanti akan dikurangi honor, gaji pesangon, dan segala macam. Padahal tidak,” jelas Isran.

a pun mengomentari kritik-kritik miring dari sejumlah masyarakat terhadap Omnibus Law Cipta Kerja yang ia nilai merupakan kritik yang tidak tapat.

“Hanya mungkin saja ada yang mengubah nama jadi UU Cilaka. Bahwa nanti akan dikurangi honor, gaji pesangon, dan segala macam. Padahal tidak,” jelas Isran.

Bagi yang pernah membaca draf RUU Cipta Kerja, pasti sependapat dengan Isran Noor. RUU ini sama sekali tidak menghilangkan hak-hak buruh untuk mendapatkan pesangon, tidak menghapus upah minimum.

Justru RUU ini menambahkan jaminan baru bagi pekerja yang di-PHK,. Pekerja yang di-PHK, selain mendapat pesangon dari perusahaan, mereka dijamin pemerintah untuk mendapat uang tunai, pelatihan kerja bersertifikat dan jaminan penempatan kerja.
BERIKAN KOMENTAR ()