Search here and hit enter....

Omnibus Law Memperbaiki Kondisi Ekonomi Dan Mengurangi Tingkat Pengangguran


Omnibus Law Cipta Kerja dirumuskan pemerintah dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran yang angkanya kini mencapai 7 juta jiwa lebih. Pengangguran berkurang, maka kondisi perekonomian dunia akan lebih cerah.

Hal tersebut menjadi keyakinan besar Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan A. Djalil. Lewat forum Coffee Morning bertajuk Mengenal Omnibus Law Cipta Kerja di Jakarta, ia percaya kondisi perekonomian hanya akan cerah dengan tingkat pengangguran berkurang melalui penerapan Omnibus Law Cipta Kerja.

“Demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, negara perlu melakukan berbagai upaya  untuk memenuhi hak warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak melalui Cipta Kerja,” kata Sofyan sebagaimana dilansir situs Kementerian ATR/BPN.

Apalagi mengingat banyak pengangguran yang berasal dari kaum intelektual. Malah bertambah sekitar 2,4 juta yang akan masuk ke lapangan kerja.

“Maka diharapkan, dengan adanya Omnibus Law ini, akan mengundang banyak investor dan semoga tahun 2021 kondisi perekonomian di dunia akan menjadi lebih cerah dan tingkat pengangguran akan berkurang,” tambahnya.

Hal senada turut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto. Menurutnya, RUU Cipta Kerja akan memberi kemudahan dalam berivestasi, pengadaan tanah, Kawasan ekonomi khusus, serta kemudahan dalam perizinan.

“Untuk melakukan penciptaan lapangan kerja, diharapkan dengan adanya kemudahan dalam berinvestasi, sehingga akan tercipta lapangan pekerjaan baru untuk dapat meningkatkan daya beli dalam konteks yang positif.”
BERIKAN KOMENTAR ()