Search here and hit enter....

Omninbus Law ciptaker akan ciptakan iklim investasi yang baik


Pengamat ekonomi Fakhrul Fulvian menyambut positif kehadiran Rancangan Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja (RUU Ciptaker) yang masuk dalam program Omnibus Law. Kehadiran RUU itu akan mempengaruhi iklim investasi Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Syarat Omnibus Law ini berjalan dengan baik juga kalau kondisi ekonomi berjalan baik," kata Fakhrul di Jakarta, Sabtu (7/3/2020).

Fakhrul yang juga menjabat sebagai Kepala Ekonomi Trimegah Sekuritas ini mengatakan investasi di Indonesia selama ini selalu terhambat oleh regulasi dan birokrasi yang berbelit. Belum lagi ketidaksinkronan antara pemerintah pusat dan daerah yang sering tumpang-tindih kewenangannya.

Tidak heran jika Bank Dunia tahun 2019 lalu merilis laporan bertajuk Ease of Doing Business 2020. Di dalamnya, peringkat Indonesia dalam kemudahan berbisnis sangat jeblok yaitu peringkat ke-73 dari 140 negara.

"Bahkan dengan beberapa negara ASEAN saja Indonesia ketinggalan jauh. Singapura (peringkat kedua), Malaysia (12), Thailand (21), Brunei Darussalam (66), dan VIetnam (70)," ujar Fakhrul.

Menurutnya, Omnibus Law Ciptaker akan menciptakan lapangan kerja dan memastikan hak dan kesejahteraan buruh tercapai. Sebab, muara dari investasi pada dasarnya adalah menyerap tenaga kerja yang tersedia yang nantinya akan mampu untuk menyejahterakan masyarakat.

Dia meminta pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja agar duduk bersama membahas sejumlah hal yang menyangkut pekerja di aturan tersebut.

"Harus dicari jalan tengah supaya RUU ini berhasil," tegas Fakhrul.
BERIKAN KOMENTAR ()